INDIKATOR AREA KLINIS

Indikator Area Klinis

Tabel Kelengkapan Assesmen Awal Medis dalam 24 jam pada pasien Rawat Inap

Indikator Target APR MEI JUN
Kelengkapan assesmen awal medis dalam 24 jam pada pasien Rawat Inap 100% 69% 71% 72%

 

Berdasarkan tabel dibawah maka capaian Kelengkapan Assesmen Awal medis dalam 24 jam pada pasien Rawat Inap  belum mencapai target, sesuai standar pada bulan April, Mei dan Juni 2016.

Screenshot 2016-07-20 11.54.12

Analisa :

Kelengkapan Assesmen Awal medis dalam 24 jam pada pasien rawat Inap belum mencapai target.

Tabel Kelengkapan Assesmen Awal Medis dalam 24 jam pada pasien Rawat Inap

Indikator Target JAN FEB MAR APR MEI JUN
Kelengkapan assesmen awal medis dalam 24 jam pada pasien Rawat Inap 100% 72% 71% 75% 73% 75% 75%

 

Berdasarkan tabel dibawah maka capaian kelengkapan pengkajian awal medis pasien di Tahun 2017 belum mencapai target, rata-rata 74% lembar pengkajian awal medis yang lengkap terisi dalam 24 jam. Pada periode Januari- Juni 2017 lembar pengkajian awal medis tidak terisi lengkap dalam waktu 24 jam.

Pada bulan Maret 2017 dilakukan sosialisasi hasil pengukuran mutu RSMH Surat Edaran  kepada staf termasuk staf medis salah satunya peruntukannya adalah meningkatkan kepatuhan pengisian lembar pengkajian awal medis dalam waktu 24 jam. Sehingga hasil pengukuran indikator ini pada bulan Maret 2017 telah terjadi peningkatan Kelengkapan Assesmen Awal medis dalam 24 Jam.

01

2. 1 Waktu tunggu hasil pelayanan Laboratorium (target ≤ 90 menit)

Berdasarkan tabel dibawah maka capaian waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium (≤ 90 menit) mencapai target, pada bulan April, Mei dan Juni 2016.

Indikator Target APR MEI JUN
Waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium (≤ 90 menit) ≤ 90 44 46 49
Screenshot 2016-07-20 11.54.15

Analisa :

Waktu tunggu hasil pelayanan Laboratorium telah tercapai sesuai target.

2. 2 Pelaporan Nilai Kritis (Target 100%)

Indikator Target APR MEI JUN
Pelaporan nilai kritis Laboratorium 100% 87% 75% 100%
Screenshot 2016-07-20 11.54.18

Analisa :

Dalam periode April, Mei dan Juni terjadi fluktuasi waktu pelaporan nilai kritis Laboratorium. Pada bulan juni 2016 waktu pelaporan nila kritis mencapai target.

3. 1 Waktu tunggu hasil Pelayanan Thorax Foto

Indikator Target APR MEI JUN
Waktu tunggu hasil pelayanan Thorax Foto  ≤ 180 menit 56

menit

74

menit

52

menit

Screenshot 2016-07-20 11.54.25

Analisa:

Waktu tunggu hasil pelayanan Thorax Foto pada periode bulan April – Juni 2016 adalah ≤ 180 menit. Capaian ini lebih baik dari nilai standar yang ditetapkan.

3. 2 Angka Pemeriksaan Radiologi (dokter dan perawat) Ulang Radiologi

Indikator Target APR MEI JUN
Angka pemeriksaan ulang radiologi ≤ 3% 1% 2,4% 0%
Screenshot 2016-07-20 11.54.38

Analisa:

Angka Pemeriksaan Ulang Radiologi periode April – Juni 2016 di bawah target, yang mengindikasikan bahwa angka kesalahan pelaksanaan pemeriksaan radiologi yang memerlukan pemeriksaan ulang radiologi lebih rendah dari perkiraan (target). Capaian ini lebih baik dari nilai target yang ditetapkan.

Angka Kejadian Operasi Salah Sisi

Indikator Target APR MEI JUN
Angka kejadian operasi salah sisi 0% 0% 0% 0%
Screenshot 2016-07-20 11.54.41

Analisa :

Angka kejadian operasi salah sisi periode April – Juni mencapai target (0%).

Indikator Target APR MEI JUN
Penulisan Sesuai Peresepan Formularium ≥ 80% 91% 83% 92%
Screenshot 2016-07-20 11.54.44

Analisa:

Penulisan Peresepan Sesuai Formularium periode April – Juni 2016 sudah sesuai standar.

Indikator Target APR MEI JUN
Tidak adanya kejadian kesalahan pemberian obat 100% 99% 100% 100%
Screenshot 2016-07-20 11.54.49

Analisa:

Capaian indikator “tidak adanya kejadian kesalahan pemberian obatpada periode April – Juni 2016 sudah mencapai target.

Angka ketidaklengkapan Assesmen Pre Anastesi 0% 0% 0% 0%
Screenshot 2016-07-20 11.54.53

Analisa:

Ketidaklengkapan Assesmen Pre Anastesi sangat fluktuatif pada periode April – Juni 2016, mencapai standar pada bulan Mei 2016 oleh karena jumlah pelaksanaan anestesi 50% lebih sedikit dari jumlah pelaksanaan anestesi pada bulan April dan Juni 2016.

Kejadian Reaksi Transfusi

Indikator Target APR MEI JUN
Kejadian Reaksi transfusi ≤ 0,01 % 0% 0% 0%
Screenshot 2016-07-20 11.54.59

Analisa:

Selama periode April – Juni 2016 kejadian reaksi transfusi sesuai standar (0%) yang ditentukan.

Kelengkapan Pengisian Rekam Medis

Indikator Target APR MEI JUN
Kelengkapan Pengisian Rekam Medis 95% 30% 50% 55%
Screenshot 2016-07-20 11.55.05

Analisa:

Kelengkapan pengisian dan pencatan medis belum mencapai target dari standar yang ditentukan namun ada kecenderungan peningkatan dari bulan Mei sampai dengan Juni 2016.

Kendala yang dihadapi: kurangnya kepatuhan tenaga medis dalam mengisi catatan medis dengan lengkap.

Pemecahan masalah: sosialisasi kepada tenaga medis, keperawatan dan penunjang medis agar mengisi lengkap catatan medis pasien.

10.1 Angka Kejadian Phlebitis

Indikator Target APR MEI JUN
Angka Phlebitis 15 % 3,9% 2.9% 0%
Screenshot 2016-07-20 11.55.11

Analisa:

Ada kecenderungan penurunan Angka Kejadian Phlebitis pada periode April – Juni 2016 di RS Mitra Husada dan capaian indikator pada periode ini lebih rendah dari standar (15% ).

10.2. Angka Infeksi Saluran Kemih

Indikator Target APR MEI JUN
Angka Infeksi Saluran Kemih 0% 0% 0% 0%
Screenshot 2016-07-20 11.55.15

Analisa:

Angka Kejadian Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada periode April – Juni 2016 adalah 0‰, telah sesuai standar yang ditetapkan.